BPK Temukan Masalah, Dinkes Pesawaran Benahi Data BPJS

BPK Temukan Masalah, Dinkes Pesawaran Benahi Data BPJS
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Pesawaran dr.Imelda Carolia

BACAGEH, Gedongtataan--Pemutakhiran data peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Pesawaran menjadi perhatian, setelah adanya temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025.

Dinas Kesehatan Pesawaran mengklaim terus membenahi data kepesertaan melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), BPJS Kesehatan, serta pemerintah desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pesawaran dr.Imelda Carolia mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas LHP BPK RI Nomor 39A/LHP/DJPKN/V.BLP/PPD.01/05/2026 tertanggal 23 Mei 2026.

"Kita melakukan konsolidasi dengan Disdukcapil terkait kesesuaian data kepesertaan," kata Imelda, Jumat (23-10-2026).Namun, proses pemutakhiran masih menghadapi kendala. Imelda menyebut, pada 13 Mei 2026, Dinkes Pesawaran telah mengajukan pemutakhiran data kepesertaan sebanyak 43.667 jiwa kepada Disdukcapil. Hingga saat memberikan keterangan, pengajuan tersebut belum mendapat respons.

Pemutakhiran data sebelumnya dilakukan secara bertahap. Pada 9 Januari 2026, data yang diajukan berjumlah 39 jiwa, disusul empat jiwa pada 18 Februari, tujuh jiwa pada 11 Maret, dan 16 jiwa pada 8 April 2026. Dinkes juga mencatat penonaktifan kepesertaan BPJS sebanyak 70 jiwa pada 20 Januari 2026. Sebelumnya, sebanyak 10 jiwa dinonaktifkan pada 29 Oktober 2025.

Imelda menjelaskan, Dinkes terus merekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan, terutama terhadap peserta yang terindikasi pindah domisili atau telah meninggal dunia. Verifikasi juga dilakukan melalui pemerintah desa dan puskesmas, termasuk pemeriksaan tagihan kepesertaan menggunakan aplikasi Edabu BPJS. 

Konsolidasi turut dilakukan untuk peserta yang tercatat sebagai aparatur negara, termasuk PNS, anggota Polri dan TNI, serta PPPK penuh waktu."Dinkes Pesawaran masih melakukan pemutakhiran data bersama Disdukcapil dan BPJS Kesehatan secara berkala dan berkesinambungan," ujarnya.

Pemutakhiran tersebut diharapkan meningkatkan akurasi data kepesertaan BPJS Kesehatan di Pesawaran. Namun, tindak lanjut pengajuan data dalam jumlah besar masih memerlukan kejelasan dari pihak terkait. 

Laporan/Editor: Rifat Arif

Berikan Komentar