Jejak Senpi Rakitan di Lampura Mengarah ke Sungaiceper

Jejak Senpi Rakitan di Lampura Mengarah ke Sungaiceper
Ekspose pengungkapan kasus kriminal menggunakan senpi rakitan, di wilayah hukum Polres Lampura

BACAGEH, Kotabumi--Senjata api rakitan menjadi ancaman baru di Kabupaten Lampung Utara. Dua aksi kriminal bersenjata berhasil diungkap polisi. Satu menembak anggota kepolisian. Satu lagi merampok sepeda motor dengan korban seorang pelajar yang mengalami luka tembak.

Paling membuat bikin geger dari kedua kejadian itu: senpi yang digunakan para pelaku diduga berasal dari sumber yang sama. Jejaknya mengarah jauh ke luar Lampung.

Polisi menduga senjata tersebut dipasok dari Desa Sungaiceper, Kecamatan Sungaimenang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengungkapkan, penyelidikan sementara mengarah ke lokasi tersebut.

“Dari penyelidikan sementara kita, asal-usul senjata tersebut berasal dari Sungaiceper, Sumatera Selatan. Namun untuk detailnya, kami masih terus melakukan pendalaman,” kata  AKP Ivan.

Sejumlah senpi yang disita polisi memiliki model dan ciri fisik hampir sama. Senjata yang digunakan pelaku penembakan berinisial P, yang telah meninggal dunia, disebut memiliki spesifikasi serupa dengan senpi milik pelaku perampokan berinisial R. "Model dan ciri-ciri senpi tersebut hampir sama semua,” terangnya.

Polisi menduga para pelaku mendapatkan senpi dengan mengambil langsung ke Sungaiceper.

Polisi masih mendalami siapa pembuat, pemasok, hingga jalur distribusi senpi rakitan tersebut sampai masuk ke Lampung Utara.

Pengungkapan senpi itu menjadi bagian dari operasi pemberantasan kejahatan jalanan. Dalam sebulan terakhir, Polres Lampung Utara membongkar 48 kasus C3.

Rinciannya, 4 kasus Curas, 40 Curat, dan 4 kasus penyalahgunaan senpi. Sebanyak 20 tersangka diamankan. Polisi juga menyita 89 barang bukti.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini menegaskan, patroli presisi dan pengamanan di titik rawan terus diperkuat.

Polisi tak ingin Lampung Utara menjadi ladang subur kejahatan bersenjata. (ysn)

Editor: Nizar

Berikan Komentar