Disdikbud Lampura Ingatkan Orang Tua: Pahami Kuota dan Jalur SPMB

Disdikbud Lampura Ingatkan Orang Tua: Pahami Kuota dan Jalur SPMB
Kepala Bidang SMP Disdikbud Lampung Utara Syahrir Ependi

BACAGEH, Kotabumi--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupate Lampung Utara (Lampura) mengingatkan para orang tua calon peserta didik untuk memahami seluruh ketentuan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, agar tidak salah memilih jalur pendaftaran.

Kepala Bidang SMP Disdikbud Lampung Utara Syahrir Ependi mengatakan, SPMB tahun ini tetap menggunakan empat jalur penerimaan: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masing-masing jalur memiliki syarat dan kuota yang berbeda sehingga harus dipahami sejak awal.

"Jangan sampai orang tua baru mencari informasi saat pendaftaran dibuka. Pahami dulu syarat dan kuota setiap jalur agar tidak salah memilih," kata Syahrir, Senin (8-6-2026).

Dia menjelaskan, jalur domisili mendapat kuota terbesar, yakni minimal 40 persen dari daya tampung sekolah. Sementara jalur afirmasi untuk keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas dialokasikan minimal 25 persen, sedangkan jalur prestasi minimal 30 persen. Adapun jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua maksimal 5 persen.

Tahun ini, daya tampung SMP Negeri di Lampung Utara mencapai sekitar 8.582 siswa yang tersebar di 68 sekolah negeri.

Menurut Syahrir, proses pendaftaran dilakukan melalui sistem kombinasi daring dan luring. Meski pendaftaran dapat dilakukan secara online, sekolah tetap menyiapkan layanan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun kesulitan mengunggah dokumen.

"Petugas sekolah siap membantu mulai dari pendaftaran hingga verifikasi berkas. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya.

Disdikbud juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan SPMB. Jalur afirmasi dan prestasi dibuka lebih dahulu pada 22–24 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni 2026. Sementara jalur domisili dan mutasi dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026, dan hasilnya diumumkan pada 4 Juli 2026.

Syahrir mengimbau orang tua tidak menunggu hingga hari terakhir untuk mendaftar. Seluruh dokumen administrasi sebaiknya disiapkan sejak sekarang agar proses verifikasi berjalan lancar.

"Kami ingin SPMB berjalan transparan, tertib, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk mendapatkan akses pendidikan. Karena itu masyarakat harus memperhatikan jadwal dan melengkapi persyaratan sejak dini," tegasnya.

Tahun ajaran baru 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga 17 Juli 2026. (**)

Laporan: Yansen

Editor: Nizar

Berikan Komentar