BACAGEH, Bandarlampung--Lampung mencetak sejarah dengan menjadi tuan rumah Indonesia Open Karate Championship 2026, salah satu kejuaraan karate terbesar di Tanah Air.
Sebanyak 3.600 atlet dari 87 kontingen berbagai provinsi bertarung memperebutkan prestasi di GOR Siger, Bandarlampung, Sabtu (27-6-2026).
Kejuaraan dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Harika Sari, serta dihadiri Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria.
Meiry menegaskan, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi menjadi momentum memperkuat pembinaan karate, sekaligus mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan bermental juara.
"Karate tidak hanya membentuk kebugaran, tetapi juga karakter, disiplin, dan mental yang kuat. Karena itu, olahraga bela diri semakin diminati masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja," kata Meiry.
Dia berharap kejuaraan nasional seperti itu terus digelar, agar Lampung semakin banyak melahirkan atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria menyebut, Indonesia Open Karate Championship 2026 menjadi bukti keseriusan Lampung dalam membangun olahraga prestasi.
"Kejuaraan seperti ini adalah panggung bagi atlet untuk menunjukkan kualitasnya. Dari sini diharapkan lahir karateka yang mampu membawa nama Indonesia berprestasi di level dunia," kata Riagus.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Binpres KONI Lampung Yopi Hutomo Bhakti. Menurutnya, atmosfer kompetisi nasional menjadi bekal penting untuk mengasah teknik, memperkuat mental bertanding, dan memperkaya pengalaman atlet menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Indonesia Open Karate Championship 2026 sekaligus menorehkan sejarah baru bagi olahraga Lampung sebagai penyelenggaraan perdana kejuaraan karate nasional berskala besar dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. (**)
Berikan Komentar