PTPN I Gandeng Bappenas, Hilirisasi Perkebunan Bergerak hingga Akar Rumput

PTPN I Gandeng Bappenas, Hilirisasi Perkebunan Bergerak hingga Akar Rumput
Penyerahan Santunan: JKM, JHT, dan beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp150,8 juta kepada keluarga karyawan PTPN I Dan masyarakat sekitar Kebun Kalisat Jampit, Banyuwangi, Jawa Timur.

BACAGEH, Banyuwangi--PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) bersama Kementerian PPN/Bappenas mempercepat hilirisasi komoditas perkebunan nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan komoditi  kelapa, kopi, dan kakao yang terintegrasi dengan peningkatan kesejahteraan pekerja serta masyarakat sekitar.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas bersama Tim Satgas Perencanaan dan Percepatan Program Hilirisasi Kelapa Bappenas, berkunjung ke Kebun Kalisat Jampit, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (27-6-2026).

Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut Nota Kesepahaman kerja sama antara PTPN I dan Bappenas untuk mempercepat hilirisasi perkebunan demi meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Dalam kegiatan itu, rombongan melaksanakan panen kopi bersama, menyalurkan bantuan sosial kepada 11 warga kurang mampu dan lima anak yatim, serta menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris karyawan PTPN I.

Santunan yang diserahkan meliputi: Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp150,8 juta kepada ahli waris almarhum Maryantono, karyawan PTPN I Kebun Kalisat Jampit.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menegaskan hilirisasi tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga harus menghadirkan manfaat sosial bagi pekerja dan masyarakat.

"Hilirisasi perkebunan harus berjalan beriringan dengan penguatan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan pekerja. Ini merupakan komitmen PTPN I untuk menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar kebun sesuai semangat One PTPN One Culture," kata Teddy.

Menurutnya, bantuan sosial kepada masyarakat dan sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bukti perusahaan menempatkan perlindungan pekerja sebagai prioritas, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

Momentum panen kopi di Kebun Kalisat Jampit juga menjadi simbol keberhasilan pengelolaan salah satu komoditas unggulan PTPN I Regional 5 yang diproyeksikan menjadi bagian penting dalam program hilirisasi nasional.

Perwakilan Satgas Hilirisasi Kelapa Bappenas Dwija Pratama mengapresiasi langkah PTPN I yang dinilai mampu menyeimbangkan penguatan bisnis dengan perlindungan sosial.

"Hilirisasi tidak akan optimal tanpa fondasi sosial yang kuat. Sinergi PTPN I dengan BPJS Ketenagakerjaan dan kepedulian kepada masyarakat menunjukkan transformasi BUMN perkebunan mampu berjalan seiring dengan upaya menyejahterakan pekerja dan warga," kata Dwija.

Kolaborasi pemerintah, BUMN, BPJS Ketenagakerjaan dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ekosistem perkebunan nasional yang berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas. (**)

Berikan Komentar