BACAGEH, Jakarta--Pemerintah Kabupaten Waykanan kembali menorehkan prestasi di level nasional. Kali ini, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkab Waykanan meraih penghargaan dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).
Penghargaan Tata Kelola Keuangan Anggota Tahun 2025 itu diserahkan dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II di Jakarta, Kamis (16-4-2026).
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, menegaskan penghargaan tersebut menjadi indikator kuat bahwa tata kelola organisasi di Waykanan berjalan akuntabel, transparan, dan profesional, khususnya dalam pengelolaan keuangan anggota.
Mewakili pemerintah daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Waykanan Kik Christianto Z, menyebut capaian itu lahir dari konsistensi kolektif dalam menjaga integritas organisasi.
“Ini bukti sistem berjalan. Sekaligus dorongan untuk memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan,” tegasnya.
Capaian tersebut juga mencerminkan disiplin dan soliditas anggota dalam membangun organisasi yang sehat dan kredibel.
Konkernas II PGRI tahun 2026 diikuti 1.015 peserta dari seluruh Indonesia dan dibuka Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan peluncuran program “Gerakan Nasional 1 Juta Guru”.
Forum itu menghasilkan tujuh rekomendasi strategis, mulai dari dorongan rekrutmen CPNS guru, pembenahan skema PPPK, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hukum guru, hingga optimalisasi anggaran pendidikan 20 persen.
Bagi Waykanan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan penegasan posisi sebagai daerah dengan tata kelola organisasi guru yang semakin matang dan berdaya saing. (**)
Laporan: msr
Editor: Nizar
Berikan Komentar