BACAGEH, Jakarta--PT Perkebunan Nusantara III (Persero) membidik lonjakan kinerja pada tahun 2026. Perseroan tersebut menargetkan pendapatan mencapai Rp73,607 triliun atau naik 40 persen dibanding realisasi tahun 2025 sebesar Rp59,318 triliun.
Plt Direktur Utama PTPN III Iswahyudi mengatakan, target tersebut menjadi fokus utama perusahaan sepanjang tahun ini.
"Jika pada 2025 penjualan terealisasi sekitar Rp59 triliun, tahun ini kami menargetkan Rp73,6 triliun," katanya dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (6-7-2026).
Seiring kenaikan pendapatan, laba kotor juga dipatok meningkat 32 persen menjadi Rp23,037 triliun. Sementara laba setelah pajak (earnings after tax/EleAT) ditargetkan mencapai Rp5,898 triliun.
Dari sisi neraca, total aset perusahaan diproyeksikan naik menjadi Rp171,730 triliun dari Rp158,250 triliun pada 2025.
PTPN III juga membidik perbaikan rasio keuangan. Net Profit Margin (NPM) diproyeksikan 8,01 persen, Return on Assets (ROA) 3,48 persen, dan Return on Equity (ROE) 7,03 persen.
Perseroan turut menargetkan penurunan rasio utang berbunga terhadap EBITDA (IBD to EBITDA) menjadi 2,79 kali. Angka itu jauh lebih baik dibanding rata-rata historis perusahaan yang mencapai 6,08 kali. (**)
Berikan Komentar