BACAGEH, Bandarlampung--PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VII mempercepat regenerasi kepemimpinan. Sebelas calon karyawan pimpinan (CKP) ditempa menjadi talenta baru penggerak bisnis perkebunan.
Pembekalan berlangsung 4–9 September 2026 di Kantor PTPN IV Regional VII, Bandarlampung. Sebelas peserta merupakan talenta terpilih dari bidang tanaman, teknik pengolahan, serta SDM umum.
Mereka disiapkan bukan hanya menguasai teknis perkebunan. Ketajaman manajerial, integritas, disiplin, dan kemampuan memecahkan masalah menjadi tuntutan utama.
Regional Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan membuka pembekalan tersebut. Dia menegaskan, pascaintegrasi, perusahaan harus bergerak semakin solid, adaptif, dan terintegrasi.
Targetnya jelas: Mengembalikan Regional VII sebagai salah satu kekuatan utama agribisnis nasional.
Operation Head Ihsan menambahkan, para CKP harus memahami besarnya amanah yang akan mereka emban. PTPN IV mencatat laba bersih sekitar Rp7 triliun pada tahun lalu (2025).
Kinerja itu, kata dia, tidak boleh membuat talenta muda terlena. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih berintegritas.
Kelak, para CKP akan berhadapan dengan aset kebun dan pabrik serta pengelolaan keuangan bernilai besar. Kesalahan pengelolaan bukan sekadar berdampak pada operasional, tetapi juga menyangkut aset negara.
Business Support Head Dhanny Hermawan menekankan pentingnya disiplin sebagai budaya planter. Siklus kerja harus berjalan konsisten: rencanakan, eksekusi, monitor, evaluasi.
Para calon asisten kebun juga dituntut tidak berhenti pada penyelesaian masalah di permukaan. Setiap kendala harus dibedah hingga menemukan akar persoalan atau root cause.
Materi pelatihan mencakup empat area utama: budaya dan nilai AKHLAK, keunggulan teknis dan operasional, literasi bisnis dan keuangan, serta kepemimpinan dan dinamika tim.
Peserta juga dibekali pemahaman agronomi, pengolahan pabrik, K3, manajemen mutu, GCG, manajemen risiko, ESG, hingga simulasi krisis dan problem solving.
Setelah menyelesaikan kelas dan leadership camp, pembekalan ditutup pada Rabu (9-9-2026). Selanjutnya, sebelas CKP akan diterjunkan ke berbagai unit kebun dan pabrik PTPN IV Regional VII untuk menjalani on-the-job training (OJT).
Langkah itu menjadi bagian dari strategi perusahaan menyiapkan talenta muda yang mampu mendorong produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan bisnis.
Regenerasi kepemimpinan pun tak lagi sebatas program SDM. Bagi PTPN IV Regional VII, hal itu menjadi investasi untuk menjaga mesin bisnis perkebunan tetap tumbuh dan kompetitif. (**)
Berikan Komentar