LPS Gelar Financial Festival di Lampung, Sasar Ribuan Pelajar dan Mahasiswa

LPS Gelar Financial Festival di Lampung, Sasar Ribuan Pelajar dan Mahasiswa
LPS akan menggelar Financial Festival 2026 di Lampung.

BACAGEH, Bandarlampung-- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menggelar Financial Festival 2026 di Lampung pada 5-6 September 2026. Kegiatan ini dikemas dengan konsep festival edukasi dan hiburan untuk meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.

Direktur Group Kesekretariatan LPS, Damaiyanti Sakti Maharani mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat terhadap penjaminan simpanan sudah cukup baik. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengenal LPS secara lebih mendalam.

"Kalau untuk kesadaran penjaminan sudah cukup baik, 62,51 persen pemilik rekening sudah mengerti bahwa simpanannya dijamin," kata Damaiyanti di Bandarlampung, Jumat (14/8/2026).

Meski demikian, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), tingkat pengenalan masyarakat terhadap LPS baru mencapai 46,31 persen.

"Artinya, dari 10 orang yang kita temui baru sekitar separuh yang mengerti LPS," ujarnya.

Menurut Damaiyanti, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sosialisasi mengenai peran dan fungsi LPS secara berkelanjutan. Sosialisasi juga akan diperluas ke sejumlah wilayah dengan tingkat literasi dan pengenalan LPS yang masih rendah.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Gorontalo, Sulawesi Selatan, hingga Papua, khususnya Papua Pegunungan.

"Kalau Lampung sudah cukup lumayan. Tetapi di daerah-daerah Indonesia Timur jangkauannya masih sangat kurang. Tahun depan kami akan banyak ke sana untuk melakukan kegiatan edukasi," jelasnya.

Digelar Dua Hari di Novotel Lampung

Financial Festival LPS 2026 di Lampung akan berlangsung selama dua hari, yakni 5-6 September 2026, di Novotel Lampung.

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan edukasi finansial, tetapi juga dikemas dengan berbagai acara hiburan untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda.

Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Business Talk, pameran lembaga keuangan, kelas edukasi, inspirational talk, comedy show, hingga konser musik.

Peserta nantinya dapat mengikuti berbagai kelas edukasi yang membahas sejumlah tema keuangan, termasuk investasi dan keuangan syariah.

LPS juga menghadirkan sejumlah tokoh dan figur publik dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Pada hari pertama, agenda dijadwalkan menghadirkan Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Nasution, Gubernur Lampung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, hingga sejumlah tokoh lainnya.

LPS juga mengupayakan kehadiran Raffi Ahmad dalam sesi inspirational talk. Selain itu, Giring Ganesha juga dijadwalkan hadir.

Untuk hiburan malam, Setia Band dan King Nassar disebut masuk dalam rangkaian penampilan musik.

Pada hari kedua, sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir, di antaranya Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, Anggito Abimanyu, serta Chairul Tanjung.

Sementara untuk hiburan, panitia menyiapkan penampilan komika Marshel Widianto dan King Nassar sebagai penutup acara.

Sasar Pelajar dan Mahasiswa

Damaiyanti mengatakan generasi muda menjadi salah satu sasaran utama kegiatan Financial Festival 2026.

Sebelum pelaksanaan festival, LPS telah melakukan sosialisasi ke sejumlah perguruan tinggi di Lampung, seperti Universitas Lampung (Unila), UIN, dan Universitas Bandar Lampung (UBL).

LPS juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk mengajak pelajar SMA dan SMK mengikuti kegiatan tersebut.

"Untuk siswa SMA dan SMK di Bandar Lampung ada sekitar 20 sekolah yang kami undang, masing-masing sekitar 100 orang," ungkapnya.

Menurut dia, edukasi keuangan sejak usia sekolah penting dilakukan. Sebab, pelajar saat ini semakin mudah mengakses berbagai informasi dan layanan keuangan melalui internet.

Mulai dari pinjaman online hingga tawaran investasi dapat dengan mudah ditemukan melalui platform digital.

"Jangan sampai mereka tidak melek keuangan, kemudian uangnya habis untuk hal-hal atau investasi yang tidak jelas," kata Damaiyanti.

Ia berharap Financial Festival dapat menjadi ruang edukasi yang menyenangkan sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya memahami cara mengelola uang, tetapi juga mampu mengenali risiko pinjaman online ilegal maupun investasi bodong.

Sebelumnya, Financial Festival telah digelar LPS sejak 2025. Kegiatan di Medan dan Surabaya saat itu mampu menarik sekitar 8.000-10.000 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.

Pada 2026, Financial Festival juga digelar di Yogyakarta dan mencatat sekitar 10.000 pengunjung selama dua hari.

Melalui kegiatan serupa di Lampung, LPS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan dan keberadaan lembaga penjamin simpanan semakin meningkat.

Laporan/Editor: Ardiansyah 


Berikan Komentar