Puluhan Peserta SPMB SMAN 3 Kotabumi Jalani TPA Ulang

Puluhan Peserta SPMB SMAN 3 Kotabumi Jalani TPA Ulang
Kepala SMAN 3 Kotabumi Bambang Nopriadi

BACAGEH, Kotabumi--Tiga puluh peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 3 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, mendapat kesempatan mengikuti  Tes Potensi Akademik (TPA) ulang, setelah pelaksanaan ujian sebelumnya terganggu akibat masalah sistem.

TPA ulang digelar secara daring dan serentak di seluruh Provinsi Lampung, Selasa (9-6-2026), mulai pukul 13.30 WIB.

Kepala SMAN 3 Kotabumi Bambang Nopriadi, mengatakan, 30 peserta tersebut merupakan hasil pendataan real time terhadap siswa yang gagal menyelesaikan ujian karena kendala teknis saat pelaksanaan TPA sebelumnya.

“Hasil pendataan menunjukkan ada 30 siswa yang berhak mengikuti tes ulang secara online,” kata Bambang.

Dia menegaskan, hasil seleksi akan mengacu sepenuhnya pada nilai yang diperoleh peserta dalam TPA ulang.

“Penilaian berdasarkan hasil tes akhir yang diperoleh hari ini. Itulah nilai yang digunakan,” tegasnya.

Dari total peserta yang berhak mengikuti tes ulang, satu siswa memilih mengundurkan diri dan tidak melanjutkan proses seleksi.

“Ada satu siswa yang mengundurkan diri melalui surat pernyataan bermaterai,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi gangguan teknis, panitia menyiapkan sejumlah laptop dan komputer cadangan yang dapat digunakan peserta apabila mengalami kendala pada perangkat pribadi.

“Kami siapkan laptop dan PC agar siswa tetap bisa mengikuti ujian jika perangkat yang dibawa bermasalah,” jelasnya.

Baca juga: Peserta Menangis

Bambang juga mengingatkan pengawas agar teliti dalam membagikan token ujian. Peserta diminta memastikan data login, seperti NISN dan nomor peserta, diisi dengan benar.

Selain itu, peserta juga diminta tidak menghubungkan perangkat ujian dengan perangkat lain karena sistem dapat secara otomatis mengeluarkan akun dari laman tes.

Sebelumnya, gangguan sistem mewarnai pelaksanaan TPA SPMB di sejumlah sekolah unggulan di Lampung. Sejumlah peserta kesulitan mengakses akun ujian akibat sistem error, bahkan ada yang terlempar dari laman ujian saat proses login berlangsung. (**)

Laporan: Yansen

Editor: Nizar

Berikan Komentar