Tes SPMB Error: Peserta Menangis, Orang Tua Protes

Tes SPMB Error: Peserta Menangis, Orang Tua Protes
SMA Negeri 3 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara

BACAGEH, Kotabumi--Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA, di SMA Negeri 3 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Senin (8-6-2026), diwarnai gangguan sistem yang membuat sejumlah peserta kesulitan mengikuti ujian.

Beberapa peserta dilaporkan gagal login, sementara lainnya berulang kali terpental dari sistem saat tes berlangsung. Kondisi itu memicu kepanikan di lokasi ujian. Sejumlah peserta terlihat cemas, bahkan ada yang menangis karena khawatir kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.

"Sistem error, banyak anak yang login-nya terpental, termasuk anak saya. Karena gagal masuk, anak saya sampai menangis," kata Rosaina, salah satu wali murid.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar soal lulus atau tidak lulus seleksi, melainkan menyangkut hak peserta untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti proses penerimaan siswa baru.

Rosaina mengaku bersama sejumlah wali murid telah menyampaikan keluhan kepada panitia. Namun hingga tes berakhir, mereka belum memperoleh kepastian mengenai solusi bagi peserta yang terdampak gangguan sistem.

"Kami sudah melapor, tapi belum ada penjelasan yang jelas. Anak-anak menangis, orang tua sampai mendatangi ruang panitia untuk meminta kepastian," ujarnya.

Keluhan juga datang dari Laksita, wali murid peserta jalur domisili. Selain mempersoalkan gangguan sistem, diia mempertanyakan kebijakan yang mewajibkan peserta membawa telepon genggam dan menggunakan kuota internet pribadi selama tes berlangsung.

"Kalau yang mampu mungkin tidak masalah. Tapi bagi keluarga yang kesulitan membeli kuota internet, ini tentu menjadi beban tambahan," katanya.

Gangguan teknis tersebut menambah daftar persoalan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Sebelumnya, sejumlah orang tua juga mengeluhkan mekanisme pendaftaran daring yang dinilai rumit dan menyulitkan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.

Kepala SMA Negeri 3 Kotabumi Bambang Nopriadi membenarkan adanya gangguan sistem saat pelaksanaan tes. Pihak sekolah, kata dia, telah mendata seluruh peserta yang mengalami kendala login maupun gangguan selama ujian berlangsung.

"Semua peserta yang mengalami kendala sudah kami data secara real time. Laporan tersebut akan kami sampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Lampung agar ada langkah lanjutan dan tidak merugikan calon siswa," kata Bambang.

Dia menyebut, gangguan serupa tidak hanya terjadi di SMA Negeri 3 Kotabumi, tetapi juga dilaporkan terjadi di sejumlah sekolah unggulan lainnya di Provinsi Lampung.(**)

Laporan: Yansen

Editor: Nizar

Berikan Komentar