Masuk Tahap Finalisasi, Proses Seleksi 116 Kepala Sekolah Rampung

Masuk Tahap Finalisasi, Proses Seleksi 116 Kepala Sekolah Rampung
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico

BACAGEH, Bandarlampung--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung memastikan proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif untuk SMA, SMK, dan SLB Negeri memasuki tahap akhir. Saat ini, sebanyak 116 sekolah negeri di Lampung masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico, mengatakan seluruh tahapan seleksi calon kepala sekolah telah selesai dilaksanakan. Kini, proses hanya tinggal menunggu finalisasi oleh tim tingkat provinsi sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.

"Prosesnya sekarang sedang finalisasi. Ada tim besar dan tim inti yang melakukan verifikasi data. Insyaallah dalam waktu dekat akan didefinitifkan sekaligus dilantik. Mohon doanya," kata Thomas, Selasa (28-7-2026).

Ia menjelaskan, tahap seleksi yang menjadi kewenangan Disdikbud telah rampung. Tim provinsi kini melakukan telaah akhir terhadap hasil seleksi untuk memastikan seluruh calon memenuhi persyaratan sesuai regulasi.

"Artinya, proses seleksi di dinas sudah selesai. Sekarang tinggal finalisasi di tingkat provinsi. Saya kira tidak lama lagi pelantikannya akan dilakukan," jelasnya.

Thomas menegaskan, pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. Seluruh aparatur sipil negara yang memenuhi syarat diberi kesempatan mengikuti proses yang terdiri atas uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian panitia seleksi.

Menurutnya, penetapan kepala sekolah tidak bisa dilakukan secara instan karena seluruh tahapan berlangsung melalui sistem terintegrasi dengan pemerintah pusat.

"Semua proses dilakukan by system dan by aplikasi. Persyaratannya sangat detail karena calon kepala sekolah harus memenuhi seluruh unsur dan kriteria yang telah ditetapkan. Karena itu, rekrutmen dan seleksi dilaksanakan sesuai aturan dan petunjuk teknis," ungkapnya.

Thomas menambahkan, banyaknya sekolah yang masih dipimpin Plt merupakan dampak dari kepala sekolah yang memasuki masa pensiun maupun mengalami mutasi jabatan.

"Memang ada yang pensiun dan ada yang mutasi. Posisi itu harus segera diisi, tetapi mekanismenya harus melalui koordinasi dengan pemerintah pusat sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Beberapa sekolah yang saat ini masih dipimpin Plt antara lain SMA Negeri 16 Bandarlampung, SMA Negeri 1 Natar, SMK Negeri 9 Bandarlampung, dan SMK Negeri 8 Bandarlampung, selain puluhan sekolah lainnya yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Selain memenuhi syarat administratif, Thomas menekankan calon kepala sekolah juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan, pengalaman, visi, dan inovasi untuk membawa sekolah berkembang.

"Yang kami cari adalah kepala sekolah yang memiliki visi kuat, memenuhi syarat kepangkatan, memiliki pengalaman, dan mampu menghadirkan inovasi. Kalau tidak punya visi, bagaimana sekolah bisa berkembang menjadi lebih baik," ujarnya.

Dalam proses seleksi, setiap peserta juga diminta mempresentasikan rencana pengembangan sekolah yang akan dipimpin apabila terpilih.

"Kami meminta mereka memaparkan konsep dan arah pengembangan sekolah. Dari seluruh peserta, sudah ada beberapa nama yang dinilai memenuhi kualifikasi. Nama-nama itulah yang kini sedang difinalisasi," tutupnya. (**)

Berikan Komentar