BACAGEH, Kotabumi--Naluri tajam personel Satlantas Polres Lampung Utara (Lampura) membongkar jejak komplotan curanmor yang selama ini meresahkan warga. Berawal dari kecurigaan terhadap dua pria bermotor tanpa pelat nomor belakang, polisi akhirnya menangkap seorang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor yang sempat viral di Lampung.
Penangkapan berlangsung dramatis di jalanan raya Kotabumi, Selasa (12-5-2026). Seorang pelaku berinisial DT warga Selagai, Kabupaten Lampung Tengah, akhirnya tumbang setelah aksi kejar-kejaran menegangkan dengan aparat. Satu rekannya berhasil kabur dan kini diburu polisi.
Semula, patroli Satlantas Polres Lampura mencurigai dua pria yang melintas dengan gerak-gerik tak biasa. Keduanya mengenakan masker dan mengendarai motor tanpa pelat nomor belakang, seolah sengaja menyamarkan identitas.
Saat petugas mencoba menghentikan mereka, situasi mendadak berubah tegang. Polisi mendapati salah satu pria membawa senjata tajam yang terselip di pinggang. Tanpa banyak pikir, kedua pelaku langsung memacu kendaraan dan menerobos arus lalu litasn jalanan Kotabumi, demi meloloskan diri.
“Kecurigaan awal muncul karena kendaraan tidak menggunakan pelat nomor belakang dan keduanya memakai masker. Ketika diperiksa, ternyata salah satu membawa senjata tajam,” kata Kepala Unit Patroli Polres Lampura Iptu Andi, mewakili Kasatlantas AKP Foni Salumbun.
Sirene mobil patroli meraung. Polisi terus membayangi pelarian pelaku hingga aksi kejar-kejaran berakhir, ketika sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku, oleng dan terjatuh. Dalam detik-detik menegangkan itu, DT berhasil diringkus aparat, sementara rekannya melarikan diri memanfaatkan situasi kacau.
Penangkapan tersebut membuka tabir dugaan jaringan curanmor yang selama ini bergerak lintas daerah. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor telah dihapus, pertanda kuat kendaraan itu diduga hasil kejahatan.
Tak berhenti di situ, polisi juga menemukan kunci T dan sejumlah alat pembobol motor di saku pelaku. Barang bukti itu memperkuat dugaan, tersangka DT merupakan pemain lama dalam aksi pencurian kendaraan bermotor.
“Gerak-geriknya sejak awal sudah sangat mencurigakan dan mirip dengan pelaku curanmor dalam video viral beberapa waktu lalu. Setelah diperiksa, pelaku mengakui keterlibatannya,” terang Iptu Andi.
Saat ini, tersangka DT telah diserahkan ke Unit Resmob Polres Lampura untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara aparat terus memburu pelaku yang kabur dan menelusuri kemungkinan adanya jaringan curanmor lintas wilayah yang selama ini beroperasi secara senyap di wilayah tersebut. (**)
Laporan: Yansen
Editor: Nizar
Berikan Komentar