BACAGEH, Bandarlampung--Ketua Umum Komite Olaharga Nasional Indonesai (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat, mendorong pembinaan atlet biliar diperkuat melalui kompetisi berjenjang, untuk mengejar target sebagai tuan rumah Pekan Olaharga Nasional (PON) tahun 2032.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Leng’s 9 Ball Tournament International Championship 2026 di Leng’s Billiard, Kedamaian, Bandarolampung, Senin (30-3-2026).
Turnamen tersebut diikuti 64 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta atlet mancanegara, termasuk dari Filipina.
Taufik menilai kejuaraan tersebut, penting untuk meningkatkan jam terbang atlet sekaligus mengasah kemampuan bertanding di level yang lebih kompetitif.
“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan mental bertanding atlet,” ujar Taufik.
Saat ini Lampung sedang mempersiapkan diri menuju target besar sebagai tuan rumah PON 2032. Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan sejak sekarang agar Lampung tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi.
“Jangan sampai kita hanya jadi tuan rumah, tetapi tidak memiliki atlet yang mampu bersaing. Enam tahun bukan waktu yang lama untuk mempersiapkan itu,” tegasnya.
Sementara itu, panitia penyelenggara Catur Rio Satria mengatakan, turnamen itu menjadi ajang kompetisi sekaligus upaya menjaring bibit atlet potensial di Lampung.
Menurutnya, kehadiran peserta dari luar negeri juga memberikan pengalaman bertanding di level internasional bagi atlet lokal.
Melalui turnamen tersebut, diharapkan olahraga biliar di Lampung semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar