BACAGEH, Bandarlampung--Duka masih menyelimuti keluarga empat korban kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat. Di tengah kesedihan itu, Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan empati.
Santuan masing-masing Rp10 juta it diberikan kepada para orang tua korban selaku ahli waris. Keempat korban merupakan warga Lampung: Pariyem dari Kabupaten Lampung Barat, Yoga Valdier dari Kota Metro, Chintia Leni dari Lampung Selatan, dan Novia Nurwana dari Kabupaten Tanggamus.
Santunan tersebut diserahkan Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari kepada-keluarga korban di Mahan Agung, Bandarlampung, Jumat (13-3-2026).
Dalam kesempatan itu, Wulan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut nyawa empat putra-putri Lampung tersebut. Ia menyebut peristiwa itu bukan hanya duka bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat Lampung.
“Kami turut berduka cita atas kepergian anak-anak kita dalam peristiwa kebakaran Terra Drone. Takdir Allah tidak dapat dihindari. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran,” ujarnya.
Wulan berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka. “Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan ini. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga korban. Peristiwa ini juga menjadi duka bagi kita semua,” katanya.
Di tengah suasana haru, salah satu orang tua korban, Kaslamah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dengan suara pelan, ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga yang masih berusaha menerima kehilangan.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya.
Pemprov Lampung berharap perhatian dan kepedulian tersebut dapat menjadi penguat bagi keluarga korban dalam menghadapi masa-masa sulit setelah musibah tersebut. (**)
Laporan/Editor: Redaksi Bacageh
Berikan Komentar