Pengurus PSOI Pesisir Barat Dilantik, Azka Siapkan Tiga Program Prioritas

Pengurus PSOI Pesisir Barat Dilantik, Azka Siapkan Tiga Program Prioritas
Jajaran pengurus PSOI Pesisir Barat

BACAGEH, Krui--Estafet kepengurusan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Pesisir Barat resmi dimulai. Kamis 12 Februari 2026, kepengurusan PSOI Pesisir Barat masa bhakti 2026–2030 dilantik, di Jimbaran Resto, Kecamatan Pesisir Tengah. Surya Azka dipercaya sebagai Ketua dan Mizariadi, sebagai Wakil Ketua. 

Duet tersebut mengemban tanggung jawab besar menjaga reputasi Krui, Kabupaten Pesisir Barat sebagai destinasi selancar kelas dunia.

Surya Azka menegaskan, Azka menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen kerja nyata. “Ini adalah janji untuk memastikan ombak Pesisir Barat tetap bergema di panggung nasional dan internasional,” ujarnya.

Kepengurusan yang dikomandoinya tidak ingin sekadar menjalankan rutinitas organisasi. Ada tiga program prioritas yang langsung digenjot.

Pertama, pembibitan atlet muda. PSOI akan membangun sistem pencarian dan pembinaan talenta lokal pesisir Krui agar mampu bersaing di level PON hingga Olimpiade. “Kita tidak boleh hanya jadi tuan rumah ombak kelas dunia, tapi juga harus melahirkan atlet kelas dunia,” tegas Azka.

Kedua, optimalisasi sport tourism. Setiap agenda dan kejuaraan selancar harus memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat. Event tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menggerakkan UMKM, homestay, dan pelaku usaha lokal.

Ketiga, advokasi lingkungan. Kelestarian pantai menjadi prioritas utama. PSOI akan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kebersihan dan ekosistem pesisir sebagai aset utama olahraga selancar.

Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, berharap kepengurusan baru mampu bersinergi dengan pemerintah daerah agar potensi pariwisata dan olahraga selancar semakin dikenal luas serta memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan daerah. (**)

Laporan: Agung

Editor: Nizar

Berikan Komentar