Finalisasi DBOD Sepakati Visi Lampung Sport Province

Finalisasi DBOD Sepakati Visi Lampung Sport Province
Pengurus KONI Lampung bersama peserta FGD membahas finalisasi dokumen DBOD

BACAGEH, Bandarlampung--Lampung Sport Province 2030 disepakati sebagai visi yang menjadi tujuan membangun ekosistem olahraga yang sehat, produktif, dan secara prestasi mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

Visi tersebut disepakati dalam agenda forum group discussion (FGD) ronde II membahas finalisasi dokumen strategis Desain Besar Olahraga Daerah (DOBD) Lampung. Agenda yang dihadiri jajaran pengurus KONI Lampung, pengurus cabor, dan akademisi itu berlangsung di Aula A Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, Rabu (10-12-2025).  

Dalam FGD tersebut, Wakil Ketua Umum IV KONI Lampung Chrisna Putra menyampaikan pentingnya sinergi dalam mencapai tujuan utama DBOD. 

"Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga di Provinsi Lampung. Selain itu juga untuk memastikan tersedianya talenta olahraga unggulan, khsusnya pada cabang olahraga (cabor) prioritas serta membentuk ekosistem olahraga yang kuat didukung kolaborasi multipihak," kata Chrisna Putra.

Wakil Rektor III  Bidang Kemahasiswaan Universitas Lampung Prof. Sunyono menyambut baik inisiatif  penyusunan dokumen DBOD. Namun, dia menekankan peran kampus sebagai salah satu stakeholder penting dalam riset, edukasi, dan pembinaan atlet.

“Desain Besar Olahraga Daerah adalah sebuah kerangka visi ke depan, mungkin hingga 2045, yang berisi arah kebijakan dan program pembinaan olahraga di Provinsi Lampung. Karena itu, penyusunan DBOD harus dilakukan secara sistematis, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Prof. Sunyono.

Sasaran DBOD mencakup lima pilar utama:  olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, olahraga prestasi, olahraga disabilitas, dan industri olahraga.

"Olahraga tidak hanya sebatas prestasi, tetapi juga merupakan bagian dari strategic branding daerah. 

Selain melahirkan atlet unggul, olahraga juga berpotensi besar menjadi motor penggerak industri kreatif, pariwisata, dan ekonomi lokal," terangnya. (**)

Berikan Komentar