BACAGEH, Blambanganumpu--Bukan sekadar adu pukulan, turnamen tenis beregu PELTI (Persatuan Lawn Tenis Indonesia) Kabupaten Waykanan menjadi arena perebutan gengsi, sekaligus panggung seleksi menuju Porprov Lampung 2026.
Sebanyak 48 petenis dari delapan regu langsung tancap gas di Lapangan Tenis Pemda Waykanan, Selasa (18-8-2026). Mereka bertarung dalam turnamen yang digelar PELTI Waykanan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kompetisi berlangsung tiga hari, 18–20 Agustus. Setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para petenis unjuk kemampuan, sekaligus mencuri perhatian tim pemantau untuk masuk proyeksi kontingen Waykanan di Porprov Lampung 2026.
Turnamen dibuka Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah.
Ayu menyebut olahraga menjadi salah satu cara produktif mengisi momentum kemerdekaan. Selain menjaga kebugaran, kompetisi juga dinilai mampu memperkuat silaturahmi dan membangun semangat juang.
Dia meminta wasit menjaga pertandingan tetap objektif dan adil. Sementara para petenis diminta bermain agresif, tetapi tetap mengedepankan fair play dan sportivitas.
Ketua PELTI Waykanan Kiki Kristianto mengatakan, turnamen tersebut sengaja dikemas sebagai ajang pemetaan kekuatan, sekaligus penjaringan atlet potensial.
“Turnamen ini menjadi ajang penjaringan atlet berbakat untuk dipersiapkan mewakili Waykanan pada Porprov Lampung 2026,” kata Kiki.
Waykanan datang ke Porprov dengan modal positif. Pada kejuaraan tenis tingkat Provinsi Lampung tahun ini, wakil Waykanan berhasil mengamankan runner-up nomor ganda putra. (msr)
Editor: Nizar
Berikan Komentar