BACAGEH, Bandarlampung--Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung melakukan pemeliharaan trotoar dengan membersihkan dan mengecat kerb (pembatas). Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Republik Indonesia.
Begitu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono saat membuka kegiatan tersebut, Jumat (7-8-2026).
Giri mengatakan, pengecatan kerb sejatinya merupakan bagian dari pekerjaan preservasi yang rutin dilaksanakan.
"Hari ini kami melakukan pengecatan dan pembersihan kerb di Jalan Walter Monginsidi karena ini merupakan salah satu ruas jalan vital di Lampung. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut 17 Agustus sesuai arahan pimpinan di pusat," kata Giri.
Menurut dia, pengecatan kerb itu merupakan salah satu bagian dari preservasi jalan. "Tujuan utamanya agar jalan nasional tetap terpelihara sehingga memberikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," jelasnya.
Dia menyebut, kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari program padat karya. Selain menjaga kondisi infrastruktur tetap mantap, program tersebut juga menjadi sumber penghasilan bagi ribuan warga di berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Dia menjelaskan, program padat karya menjadi salah satu agenda rutin yang mendapat pemantauan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum. Program itu dinilai mampu memberikan manfaat ganda karena melibatkan masyarakat sekaligus mendukung pemeliharaan jalan nasional.
Menurut dia, tenaga kerja yang direkrut berasal dari lingkungan sekitar lokasi pekerjaan, terutama masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap. Seluruh upah dibayarkan langsung kepada para pekerja.
"Program padat karya ini memang melibatkan masyarakat sekitar. Mereka kami berdayakan, terutama warga yang belum memiliki pekerjaan, sehingga bisa memperoleh tambahan penghasilan. Upahnya dibayarkan langsung kepada para pekerja," jelasnya.
Ia mengungkapkan tenaga kerja yang dilibatkan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Lampung. Meski belum merinci jumlah pastinya, BPJN memastikan program tersebut telah menyerap ribuan pekerja.
Data mengenai jumlah pekerja, hari kerja, hingga nilai kegiatan padat karya terus dipantau dan dievaluasi setiap bulan oleh Kementerian PU.
"Datanya memang ada dan dipantau langsung dari pusat, mulai dari jumlah pekerja, hari kerja hingga nilai kegiatan padat karya. Untuk angka pastinya nanti akan kami sampaikan karena saya belum menghafalnya, tetapi jumlahnya mencapai ribuan pekerja," tutupnya. (**)
Berikan Komentar