BACAGEH, Pakuanratu--Pemerintah Kabupaten Waykanan mempercepat penguatan 10 Program Pokok PKK sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga. Fokusnya tidak hanya pada pemberdayaan perempuan, tetapi juga penanganan stunting, ketahanan pangan, ekonomi keluarga, hingga pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah saat membuka Monitoring dan Evaluasi Implementasi 10 Program Pokok PKK Tahun 2026 di Balai Kampung Bhaktinegara, Kecamatan Pakuanratu, Senin (3-8-2026).
Menurut Ayu, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada ketahanan keluarga. Karena itu, seluruh jajaran PKK diminta terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program di setiap kampung.
Dia menginstruksikan Pokja I memperkuat edukasi dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pokja II mengembangkan usaha ekonomi keluarga melalui UP2K. Pokja III memperluas program HATINYA PKK dengan pemanfaatan pekarangan, termasuk penanaman kelor dan bunga telang. Sedangkan Pokja IV diminta memperkuat upaya pencegahan stunting, TBC, serta membudayakan pola hidup sehat.
Ayu juga meminta camat dan kepala kampung memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan PKK. Menurutnya, evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan setiap program benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.
"Keberhasilan harus dipertahankan, sedangkan kekurangan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik," terangnya. (**)
Laporan: msr
Editor: Nizar
Berikan Komentar