BACAGEH, Bandarlampung--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mematok target satu medali emas untuk cabang olahraga e-sports pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Target tersebut mengemuka dalam audiensi Pengurus ESI Lampung dengan jajaran KONI setempoat. Audensi berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Lampung, Senin (11-5-2026).
Audiensi dipimpin langsung Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat didampingi Wakil Ketua I Margono Tarmudji, Wakil Ketua II Riagus Ria, anggota Bidang Diktar Yopi Hutomo Bhakti, serta anggota Binpres Imam Syafei.
Dari pihak ESI hadir Sekretaris ESI Provinsi Lampung Indra Ferza, Ketua ESI Lampung Selatan Rega Kurniawan, Ahmad Hodziqunnuha, dan M. Rifki.
Dalam pertemuan tersebut, ESI Lampung memaparkan persiapan menghadapi PON, termasuk pelaksanaan Porprov sebagai ajang seleksi atlet potensial menuju Pelatda.
Pada PON mendatang, cabang e-sports akan mempertandingkan lima nomor: Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire (FF), PUBG, eFootball konsol, dan eFootball mobile.
Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat menegaskan ESI harus fokus melakukan pembinaan serius dan seleksi ketat agar Lampung mampu bersaing di level nasional.
“Seleksi atlet harus benar-benar objektif dan menghasilkan pemain terbaik yang siap bertarung di PON,” tegas Taufik.
KONI juga memberi perhatian khusus terhadap manajemen latihan, disiplin program pembinaan, serta pentingnya komunikasi intensif antara ESI dan KONI demi memastikan persiapan berjalan maksimal.
Selain memaparkan program Pelatda usai Porprov, ESI Lampung juga meminta dukungan penuh KONI untuk penguatan pembinaan atlet esports menuju PON NTB.
Dari hasil audiensi tersebut, KONI dan ESI Provinsi Lampung sepakat memasang target realistis namun ambisius: membawa pulang satu medali emas dari cabang e-sports pada PON tahun 2028 mendatang.
Target itu menjadi penegasan keseriusan Lampung dalam membangun prestasi cabang olahraga e-sports, di level nasional. (**)
Berikan Komentar