ITECH Metro Naik Kelas Jadi Akademi

ITECH Metro Naik Kelas Jadi Akademi
Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana meresmikan perubahan status ITECH Metro dari Lembaga Pelatihan Kerja menjadi Akademi

BACAGEH, Metro--Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ITECH Metro resmi bertransformasi menjadi Akademi ITECH Metro, Selasa (5-5-2026). Langkah itu bukan sekadar perubahan nama, tetapi respons langsung terhadap kebutuhan tenaga kerja siap pakai di sektor digital.

Direktur Akademi ITECH Metro Elda Susilowati Tambara, menyebut transformasi itu menyasar karakter generasi muda yang ingin cepat bekerja dan lebih memilih pembelajaran praktis dibanding teori panjang. “Pasar butuh tenaga siap kerja, bukan sekadar lulusan. Itu yang kami jawab,” tegasnya.

Program perdana yang dibuka adalah Diploma 2 (D2) Desain Digital, dengan orientasi langsung ke kebutuhan industri. Lulusan ditargetkan mengisi posisi seperti SEO Specialist, Content Writer, Digital Marketer, hingga Ads Specialist.

Tak hanya itu, program itu juga dilengkapi sertifikasi kompetensi digital marketing dan desain grafis, gelar Ahli Muda Desain (A.Ma.Ds), serta fasilitas penyaluran kerja—yang menjadi nilai jual utama di tengah persaingan tenaga kerja.

Elda menegaskan, pendekatan tersebut dirancang agar lulusan tidak berhenti di ijazah, tetapi langsung terserap pasar. “Target kami jelas: dua tahun, lulusan sudah berdampak dan mampu bersaing, termasuk dengan tenaga kerja dari luar daerah,” kata Elda.

Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana, mengakui transformasi itu memperkuat sinergi pemerintah dengan ITECH yang selama ini aktif melatih pelaku usaha. “Dengan status akademi, kerja sama bisa lebih luas dan langsung menyasar kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dia juga menekankan, penguasaan teknologi dan bahasa kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi tenaga kerja. “Kalau ingin menekan pengangguran, SDM harus punya nilai lebih. Skill itu kuncinya,” tegasnya. (**)

Laporan: Rio Bima

Editor: Nizar

Berikan Komentar