BACAGEH, Kotabumi--Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) pada tahun 2025 melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi target maupun realisasi, capaian PAD 2025 menunjukkan lompatan signifikan dan menjadi sinyal perbaikan serius dalam kinerja pendapatan daerah.
Data dua tahun terakhir (2024–2025) mencatat tren peningkatan yang kontras. Pada 2024, target PAD Lampura ditetapkan sebesar Rp183.462.216.218,00 dengan realisasi Rp119.317.446.394,88 atau hanya 65,04 persen. Sementara pada 2025, target PAD melesat hingga Rp1.822.452.412.539,92 dengan realisasi mencapai Rp1.671.129.125.194,99 atau setara 91,70 persen.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampura, Desyadi, memaparkan bahwa berdasarkan laporan akhir tahun per 31 Desember 2025, realisasi PAD hampir menyentuh target yang ditetapkan.
“Realisasi PAD 2025 mencapai 91,70 persen. Ini capaian yang sangat tinggi dan merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD serta dukungan masyarakat,” ujar Desyadi di ruang kerjanya, Rabu (14-1-2026).
Dia menegaskan, capaian PAD 2025 jauh melampaui tahun 2024, baik dari sisi target maupun realisasi. Pada laporan akhir tahun 2024, realisasi PAD hanya mencapai Rp119,3 miliar dari target Rp183,4 miliar atau 65,04 persen.
“Perbandingannya sangat jauh. Tahun 2025 terjadi lonjakan signifikan, ini menunjukkan perbaikan kinerja pendapatan daerah yang nyata,” tegasnya.
Desyadi berharap tren positif tersebut dapat berlanjut pada tahun 2026 dengan pola peningkatan yang berkesinambungan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pelopor dalam membangun kesadaran taat pajak.
“Kami berharap masyarakat semakin patuh membayar pajak. Pajak adalah sumber utama pendapatan daerah yang akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” pungkas mantan Kepala BPKAD Lampura tersebut. (**)
Laporan: Yansen
Editor: Nizar
Berikan Komentar