BACAGEH, Bandarlampung--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menegaskan target peningkatan peringkat dan raihan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahap 2 yang akan digelar di Sulawesi Utara, Agustus 2026.
Target tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi KONI Lampung bersama pengurus cabang olahraga beladiri, Selasa (13-1-2026). Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria, menyatakan, tidak ingin sekadar berpartisipasi pada ajang tersebut, melainkan tampil kompetitif.
“Ini bukan sekadar ikut. Target kita jelas: membawa pulang medali dan memperbaiki peringkat dibanding PON sebelumnya,” tegas Riagus.
PON Beladiri II Tahap 2, akan mempertandingkan delapan cabor. Namun, Lampung hanya akan ambil bagian di tujuh cabor: anggar, kickboxing, hapkido, muaythai, bela diri campuran (MMA), kurash, dan tinju.
Untuk memastikan capaian target, KONI Lampung menerapkan seleksi atlet secara ketat melalui dua tahap tes fisik. Hanya atlet dengan kualitas dan kesiapan terbaik yang akan diberangkatkan.
“Prinsipnya tegas, yang berangkat adalah atlet terbaik. Tidak ada kompromi soal kualitas,” tegasnya.
Langkah KONI Lampung itu mendapat respons positif dari pengurus cabang olahraga. Perwakilan cabor anggar, Mira Daniaty menilai kejelasan target dan tahapan seleksi membuat persiapan atlet lebih terarah.
“Kami menyiapkan atlet berbasis hasil kejuaraan nasional. Meski fasilitas masih terbatas, fokus dan intensitas latihan tetap dijaga,” kata Mira.
Dia berharap konsistensi koordinasi dan dukungan KONI Lampung dapat mendorong kesiapan mental dan teknis atlet untuk menjawab target medali di PON Beladiri II Manado. “Target sudah jelas, sekarang tinggal pembuktian di arena,” ujarnya. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar