BACAGEH, Bandarlampung--Musyawarah Provinsi Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Lampung, bukan sekedar ajang memilih ketua dan membentuk kepengurusan. Namun, menjadi titik awal kebangkitan triathlon, sekaligus menegaskan ekspektasi besar KONI Lampung terhadap cabang olahraga tersebut.
Musprov yang berlangsung di Rumah Makan Kayu, Wayhalim, Bandarlampung, Rabu (7-1-2026) itu menetapkan Azry Ayu Nabillah sebagai Ketua FTI Lampung periode 2026–2030.
Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat menyebut, cabang olahraga triathlon memiliki potensi strategis, bukan hanya prestasi tetapi juga penggerak sport tourism. Meski masih terbatas peminat, Lampung dinilai telah memiliki fondasi atlet, pelatih, dan wasit yang perlu diperkuat secara serius.
“KONI berharap kepengurusan baru mampu menyiapkan triathlon Lampung tampil di level nasional hingga PON 2028,” tegas Taufik.
Ketua FTI Lampung Azry Ayu Nabillah menegaskan langkah awal kepengurusannya adalah roadshow ke kabupaten/kota untuk sosialisasi sekaligus pembentukan struktur organisasi.
“Aquathlon kami jadikan pintu masuk pembinaan, sebelum berkembang ke triathlon dan duathlon,” ujar Azry.
Selain fokus prestasi, FTI Lampung menargetkan pengembangan triathlon berbasis sport tourism, terutama di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran. Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan akademisi diproyeksikan menjadi kunci agar organisasi berjalan solid, atlet tumbuh, dan triathlon Lampung naik kelas. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar