BACAGEH, Kotabaru--Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Lampung menindaklanjuti wacana penyediaan lahan latihan di kawasan Embung Kehati, Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, dengan meninjauan langsung lokasi.
Ketua Harian PORDASI Lampung Romy Herwansyah menyatakan, kesiapan pihaknya mendukung pemanfaatan lahan yang digagas KONI Provinsi Lampung untuk cabang olahraga outdoor.
“Kami menyambut serius gagasan ini. PORDASI langsung melakukan koordinasi internal dan survei lapangan untuk melihat potensi lahan di kawasan Embung Kehati,” kata Romy, Senin (5-1-2026).
Menurut Romy, cabang olahraga berkuda membutuhkan lahan yang relatif luas, khususnya untuk nomor Endurance dan Pacu, sehingga ketersediaan lahan menjadi kebutuhan utama pembinaan atlet.
“Jika dialokasikan sekitar lima hektare, itu sudah cukup ideal. Bisa dimanfaatkan untuk Endurance, Berkuda Memanah, Dressage, hingga Jumping, tergantung keputusan alokasi lahan dari KONI Lampung,” terangnya.
Survei lokasi dilakukan bersama track master Bagus Prambudi, atlet Endurance, serta atlet Berkuda Memanah, termasuk Rasyid Trisandi peraih medali perak Endurance 60 kilometer pada PON XXI Aceh–Sumut 2024.
Romy menambahkan, PORDASI Lampung juga melihat pemanfaatan lahan tersebut berpotensi dikembangkan sebagai sport tourism, sejalan dengan konsep yang tengah dirancang KONI Lampung.
“Olahraga berkuda sangat potensial dikolaborasikan dengan sport tourism. Namun yang terpenting saat ini adalah tersedianya lahan latihan permanen,” tegasnya.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung melalui Bidang Pembinaan Prestasi Syaiful Ikwan menegaskan, penyediaan lahan latihan merupakan kebutuhan dasar cabang olahraga, khususnya yang berbasis outdoor.
“Tanpa lahan latihan yang memadai dan mudah diakses, pembinaan prestasi akan sulit berkembang. Karena itu, pemanfaatan kawasan Embung Kehati perlu segera dibahas secara konkret,” kata Syaiful Ikwan.
KONI Lampung saat ini tengah menghimpun kebutuhan lahan dari berbagai cabang olahraga untuk disinkronkan dengan rencana pemanfaatan kawasan tersebut. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar