Bidik Medali PON, PABSI Bandarlampung Masuk Sekolah

Bidik Medali PON, PABSI Bandarlampung Masuk Sekolah
Ilustrasi

BACAGEH, Bandarlampung--Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Bandarlampung, mulai menyiapkan fondasi prestasi jangka panjang dengan meluncurkan program PABSI Masuk Sekolah.

Program tersebut sebagai langkah strategis menjaring dan membina atlet angkat besi sejak usia dini. Sekaligus salah satu persiapan menuju PON (Pekan Olahraga Nasional) tahun 2028 dan 2032.

Ketua Umum Pengkot PABSI Bandarlampung Goenawan Prihantono mengatakan, program pencarian dan pemantauan bakat tersebut akan mulai digulirkan pada awal 2026, setelah melalui tahapan perencanaan sejak pertengahan 2025.

“Program ini sebenarnya sudah siap sejak tahun lalu. Pelaksanaanya baru tahun ini karen padatnya agenda,"kata Goenawa, Senin (5-1-2026).

Melalui program tersebut, PABSI Bandarlampung akan masuk ke sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk melakukan sosialisasi, sekaligus pemetaan bakat siswa yang berpotensi dibina menjadi atlet angkat besi dan angkat berat.

Menurut Goenawan, pembinaan cabang olahraga angkat besi membutuhkan waktu panjang dan konsistensi, sehingga pencarian atlet harus dimulai sejak usia sekolah.

“Target kami jelas, menyiapkan atlet sejak dini agar saat memasuki usia emas, mereka siap bersaing dan berprestasi di PON,” tegasnya.

Tahap awal program akan diawali dengan sosialisasi kepada guru pendidikan jasmani, dilengkapi materi visual berupa gambar dan video guna memperkenalkan angkat besi secara utuh dan aman bagi siswa.

Untuk mendukung pembinaan, PABSI Bandarlampung juga akan berkoordinasi dengan Pengurus Provinsi PABSI Lampung terkait dukungan pelatih.

“Saya akan segera mengajukan permohonan penugasan pelatih kepada Ketua PABSI Lampung,” katanya.

Ketua PABSI Lampung Imron Rosadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Dia menyebut Lampung memiliki banyak mantan atlet berprestasi yang siap dilibatkan dalam pembinaan.

“Khusus Bandarlampung, ada mantan atlet peraih medali emas yang siap turun langsung membina. Ini modal besar untuk mengejar prestasi di PON,” terangnya.

Goenawa optimistis, dengan pembinaan terarah melalui sekolah dan dukungan pelatih berpengalaman, PABSI dan PABERSI Lampung berpeluang besar kembali menyumbang medali pada PON 2028 dan 2032. (**)

Laporan: Humas KONI Bandarlampung

Editor: Nizar

Berikan Komentar