BACAGEH, Bandarlampung--Pemerintah Kota Bandarlampung memproyeksikan peningkatan signifikan perputaran ekonomi lokal, seiring digelarnya APEKSI Outlook pada 20 Desember 2025.
Agenda nasional tersebut dipastikan akan dihadiri sedikitnya 56 walikota dari berbagai daerah di Indonesia.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandarlampung, Wilson Faisol, mengatakan kehadiran puluhan kepala daerah akan menjadi katalis pergerakan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Data sementara, sudah 56 walikota yang memastikan hadir. Jumlah ini masih berpotensi bertambah dan tentu berdampak langsung pada aktivitas ekonomi daerah,” ujar Wilson, Kamis (18-12-2025).
Dia menjelaskan, APEKSI Outlook tidak hanya difokuskan pada forum diskusi kebijakan perkotaan, tetapi juga dirancang memberi ruang besar bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Pemkot melibatkan sekitar 300 UMKM dari sektor kuliner dan kerajinan dalam rangkaian acara tersebut.
Agenda pembuka APEKSI Outlook akan diisi kegiatan Begawi Jajama yang digelar di lingkungan Kantor Pemkot Bandarlampung. Dalam kegiatan ini, para walikota dijadwalkan mengunjungi langsung stan-stan UMKM, yang diharapkan mampu mendorong transaksi dan promosi produk lokal.
“Dengan kehadiran kepala daerah dari berbagai kota, UMKM memiliki peluang besar untuk memperluas jejaring dan pasar, tidak hanya penjualan langsung, tetapi juga kerja sama jangka panjang,” kata Wilson.
Selain aktivitas UMKM, rangkaian kegiatan APEKSI Outlook juga mencakup pertemuan tertutup para walikota, seminar, serta pendalaman materi terkait pembangunan perkotaan. Acara akan ditutup dengan outlook pembangunan dan gala dinner pada malam hari.
Wilson menegaskan, Pemkot Bandarlampung menjadikan APEKSI Outlook sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah, mulai dari sektor pariwisata, kuliner khas, hingga industri kreatif.
“Ini bukan sekadar agenda seremonial. Kami berharap dampak ekonominya nyata, terutama bagi UMKM dan pelaku usaha lokal,” tandasnya.
Laporan/Editor: Ardiansyah
Berikan Komentar