BACAGEH, Bandarlampung--Judoka putri asal Provinsi Lampung, Indah Permatasari, sukses mempersembahkan medali perak bagi Kontingen Indonesia di ajang SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand.
Di partai final kelas +78 kilogram, Indah harus puas di posisi kedua usai kalah dari judoka tuan rumah, Sat Djadet ThonThan, melalui hukuman Hansoku Make pada babak golden score.
Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung, Sukamso, menyebut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan besar bagi dunia judo Lampung dan Indonesia.
“Indah tampil sangat yakin dan berani. Sayangnya, ia terkena Shido ketiga saat golden score sehingga dinyatakan Hansoku Make. Padahal tarikan yang ia lakukan hampir menjatuhkan lawan,” ujar Sukamso saat dihubungi usai pertandingan.
Sukamso menjelaskan, Hansoku Make merupakan hukuman diskualifikasi dalam judo yang dapat diberikan karena pelanggaran berat atau akumulasi tiga kali Shido.
“Kasus Indah ini masuk kategori akumulasi Shido. Meski begitu, pencapaiannya sudah sangat maksimal. Ini adalah debut Indah di SEA Games dan langsung meraih medali perak,” katanya.
Menurut Sukamso, prestasi Indah menjadi pencapaian penting bagi judo Lampung, setelah sebelumnya atlet Lampung terakhir tampil di SEA Games pada era almarhum Wardi Sular dan Asril Isnur.
Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Indah meraih medali di level Asia Tenggara.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian Indah Permasari. Ini perjuangan yang tidak mudah. Terima kasih dan selamat, Indah, telah mengharumkan nama Lampung dan Indonesia,” ujar Taufik dari Mekkah, Sabtu (13-12-2025) malam.
Dia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi atlet Lampung lainnya yang memperkuat Indonesia di SEA Games.
Sebelumnya, Tim Bisbol Indonesia yang diperkuat tiga atlet asal Lampung, juga meraih medali perunggu. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar