BACAGEH, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang masuk kegiatan pemeliharaan akan ditangani sebelum Lebaran. Langkah ini dilakukan agar tidak ada jalan berlubang yang membahayakan masyarakat selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung M. Taufiqullah, mengatakan penanganan difokuskan pada pemeliharaan rutin dan darurat, terutama penambalan serta perbaikan titik-titik kerusakan di ruas jalan provinsi.
“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran agar tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” kata Taufiqullah, Senin (23-2-2026).
Ia menegaskan, pekerjaan tersebut berbeda dengan program pembangunan 62 ruas jalan provinsi pada 2026. Pemeliharaan dilakukan saat ini untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, sementara proyek pembangunan tetap mengikuti tahapan pengadaan dan akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.
“Pemeliharaan menjelang Lebaran tetap berjalan, sedangkan pembangunan 2026 mengikuti jadwal setelah tender. Dua kegiatan ini berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.
Taufiqullah menambahkan, seluruh jajaran di lapangan telah diminta bergerak cepat, khususnya di ruas dengan lalu lintas tinggi dan jalur utama mudik antar kabupaten/kota.
“Prinsipnya sederhana, jangan sampai masyarakat mudik di jalan berlubang. Sementara pembangunan 2026 tetap kami siapkan agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah proses administrasi selesai,” tegasnya.
Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik sekaligus memastikan program pembangunan jalan tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan. (**)
Laporan/Editor: Redaksi Bacageh
Berikan Komentar