BACAGEH, Bandarlampung--Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico membuka Program Pesantren Kilat Ramadan yang digelar pada 10–12 Maret 2026. Pembukaan kegiatan dipusatkan di SMAN 14 Bandarlampung, Selasa (10-3-2026).
Thomas mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah memperkuat pendidikan karakter serta nilai-nilai keagamaan di kalangan pelajar.
Menurutnya, pesantren kilat tidak sekadar menjadi agenda rutin selama Ramadan, tetapi juga bagian dari gerakan bersama dalam membangun karakter generasi muda.
“Pesantren kilat ini kita dorong menjadi gerakan bersama antara sekolah, siswa, dan keluarga untuk membangun karakter generasi muda,” ujar Thomas.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kegiatan ini diikuti 492 SMA dan SMK di seluruh kabupaten/kota di Lampung.
Selama pelaksanaan program, kegiatan pesantren kilat dilakukan dengan pola berbeda bagi siswa putra dan putri.
Siswa putri mengikuti kegiatan di sekolah mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Sementara siswa putra mengikuti kegiatan dengan sistem menginap (mabit) selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Berbagai aktivitas keagamaan digelar dalam program tersebut, di antaranya tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, pembinaan akhlak, serta penguatan karakter siswa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pelajar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Thomas juga mendorong keterlibatan orang tua dalam membimbing dan mengawasi aktivitas ibadah anak selama Ramadan agar nilai-nilai yang diperoleh selama pesantren kilat dapat terus diterapkan di lingkungan keluarga.
Ia berharap program Pesantren Kilat Ramadan dapat menjadi gerakan pendidikan karakter yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pembentukan generasi muda Lampung yang religius dan berakhlak baik. (**)
Laporan/Editor: Redaksi Bacageh
Berikan Komentar