BACAGEH, Bandarlampung--Universitas Islam Negeri Raden Intan (UIN RIL) Lampung melalui Fakultas Sains dan Teknologi melanjutkan kolaborasi riset teknologi terapan dengan Tomsk State University (TSU) Rusia. Kedua perguruan tinggi tersebut melakukan Uji Coba Perban Nanomaterial Berbasis Biosidal, di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo, Kota Bandarlampung.
Uji coba tersebut menjadi langkah strategis dalam pemanfaatan inovasi nanoteknologi di bidang kesehatan melalui pengembangan perban medis yang dirancang menggunakan konsentrat nanopartikel Zinc Oxide dan Silver (ZnO/Ag) untuk mencegah infeksi luka secara efektif dengan sifat anti-bakteri dan anti-jamur.
Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. mengatakan, uji coba perban tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama atas Hibah Riset dari Pemerintah Federasi Rusia.
"Implementasi uji coba ini merupakan bukti nyata kontribusi UIN RIL dalam pengembangan riset yang dapat diterapkan langsung di fasilitas layanan masyarakat," kata Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.
Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL Prof. Ir. Andi Thahir, M.A., Ed.D. Dia menyebut, kerja sama dengan TSU itu merupakan bentuk komitmen UIN RIL dalam memperluas kontribusi riset dan inovasi terapan di bidang kesehatan dan teknologi nanomaterial.
“Kami berharap uji coba perban nanomaterial ini tidak berhenti di tahap penelitian, tetapi berkembang menjadi produk medis yang dapat dimanfaatkan pada skala nasional bahkan global,” kata Prof Andi Thahir.
Direktur RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung dr. Teti Herawati mengapresiasi uji coba yang dilakukan dua perguruan tinggi tersebut. "Uji coba ini memberi peluang besar bagi pengembangan teknologi kesehatan berbasis riset. Perban biosidal ini sangat potensial untuk mendukung penanganan luka yang lebih aman dan meningkatkan pencegahan infeksi di layanan kesehatan,” ungkapnya. (**)
Laporan: Rilis UIN RIL Lampung
Berikan Komentar