Kejari Lampung Tengah Gelar Festival UMKM Mitra Adhyaksa, 178 Pelaku Usaha Terlibat

Kejari Lampung Tengah Gelar Festival UMKM Mitra Adhyaksa, 178 Pelaku Usaha Terlibat
UMKM Mitra Adhyaksa.

BACAGEH, Gunungsugih--Kejaksaan Negeri Lampung Tengah menggelar Festival UMKM Mitra Adhyaksa selama dua hari di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih. 

Kegiatan yang dibuka, Kamis (20/11/2025) tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas Kejaksaan Tinggi Lampung di bawah pimpinan Kajati Lampung Danang Surya Wibowo, sekaligus mendukung agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Program UMKM Mitra Adhyaksa merupakan model pendampingan terintegrasi yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga sertifikasi halal, koperasi, perbankan, dan komunitas UMKM. Melalui program ini, Kejari Lampung Tengah menyediakan layanan legalitas usaha, konsultasi hukum, sertifikasi halal, PIRT, BPOM, hingga fasilitasi akses pembiayaan.

“Seluruh Kejari di Lampung bergerak menjalankan program ini. Lampung Tengah menerapkan inovasi sesuai kebutuhan daerah,” kata Kajati Lampung, Danang Surya Wibowo, Jumat (21/11).

178 UMKM Ikut Serta, KUR Rp 1,3 Miliar Disalurkan

Sebanyak 178 pelaku UMKM dari 29 kecamatan mengikuti festival tahun ini. Mereka mendapatkan pendampingan terkait legalitas usaha, peningkatan mutu, pemasaran digital, serta penyelesaian kendala administrasi.

Perbankan pemerintah turut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai total Rp 1,3 miliar. 

Selain pendampingan, festival itu juga menghadirkan pasar murah, layanan kesehatan gratis, pembagian 500 kupon, serta 200 doorprize dari Kejaksaan Tinggi Lampung. Koperasi Merah Putih ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Produk UMKM Lokal Mulai Menembus Pasar Ekspor

Sejumlah UMKM binaan Kejari Lampung Tengah disebut telah memperluas pemasaran hingga Korea Selatan dan beberapa negara di Asia Tenggara.

 Pendampingan yang diberikan meliputi perbaikan kemasan, pemenuhan standar hukum, peningkatan kualitas produk, sampai literasi pemasaran internasional.

“Kejaksaan hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga mendorong UMKM naik kelas. Konsultasi branding sampai sertifikat halal bisa dilakukan gratis di Kejari Lampung Tengah,” ujar Kajari Lampung Tengah, Rita Susanti.

Pemerintah Daerah Beri Apresiasi

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menilai program ini membuat administrasi UMKM semakin tertata dan membuka peluang usaha lebih luas melalui akses modal.

“Kegiatan ini sangat berdampak dan perlu diteruskan. Pemerintah daerah siap memperluas kolaborasi dengan Kejaksaan,” kata Ardito.

Ia menambahkan, festival ini memberi ruang bagi pelaku UMKM bertukar pengalaman untuk memperbaiki kualitas dan inovasi produk.

Kejaksaan Tegaskan Komitmen Dukung Kebijakan Nasional

Kajati Lampung menyatakan program UMKM Mitra Adhyaksa merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan pemerintah pusat.

“Kejaksaan membantu masyarakat melalui pendampingan UMKM. Semua kendala perizinan, hukum, atau kredit dapat dikonsultasikan gratis di Kejari Lampung Tengah,” ujarnya.

Kemudian, Rita Susanti memastikan pendampingan UMKM akan diberikan secara berkelanjutan.

“UMKM adalah fondasi ekonomi daerah. Kami berkomitmen memperkuat UMKM Lampung Tengah agar lebih tangguh dan berdaya saing,” kata Rita.

Dia berharap program itu menjadi gerakan jangka panjang yang mampu mempercepat peningkatan daya saing, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Laporan/Editor: Ardiansyah 

Berikan Komentar