BACAGEH, Lampung--Pemanfaatan energi gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung.
Tak hanya lebih efisien dan ramah lingkungan, penggunaan gas PGN juga terbukti mampu menekan biaya operasional hingga ratusan juta rupiah dalam setahun.
Salah satunya dialami Fadli Sandi, General Manager Sambal Seruit Buk Lin. Restoran khas Lampung ini mulai menggunakan gas PGN sejak 2023 di cabang Pahoman, Bandar Lampung.
“Awalnya sempat ragu, tapi setelah coba di Pahoman ternyata lebih hemat. Kalau dibandingkan cabang Sukarame yang masih pakai gas biasa, pemakaiannya bisa selisih 1,6 persen dari omzet. Kalau omzet di atas Rp1 miliar, penghematannya bisa Rp19 juta per bulan, setahun sekitar Rp228 juta,” jelas Fadli saat acara Media Gethring di Lampung Selatan, Sabtu (13/9/2025).
Selain hemat, Fadli menambahkan produktivitas dapur juga meningkat. Api dari gas PGN lebih stabil sehingga makanan lebih cepat tersaji, berbeda dengan cabang Sukarame yang masih sering terkendala. Dari sisi keamanan pun lebih terjamin.
“Selama pakai PGN tidak pernah ada kebocoran. Kalau gas biasa, setahun bisa dua kali bocor. Jadi kami merasakan tiga manfaat langsung, hemat, produktif, dan aman,” ungkapnya.
Cerita serupa datang dari Ane, pemilik restoran, katering, dan dua dapur SPPG. Ane sudah lebih dari tiga tahun beralih ke gas PGN.
“Dulu tagihan gas bisa sampai Rp28 juta, lebih mahal dari listrik. Sekarang jauh lebih hemat, praktis, dan aman. Tidak perlu repot bolak-balik isi ulang seperti gas tabung,” jelas Ane.
Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong pemanfaatan gas bumi oleh sektor UMKM.
Dia bilang, harga ditetapkan langsung oleh BPH Migas sehingga lebih terjangkau, dengan proses registrasi yang gratis.
“Per Agustus 2025, ada 81 UMKM di Bandar Lampung yang sudah jadi pelanggan, dengan 15 alamat lain dalam proses. Jadi sebentar lagi tembus 100. Untuk CNG, pelanggan UMKM kita sudah 70 sampai 80,” ungkap Abrar.
Dia menyampaikan, program gas bumi itu diarahkan untuk sektor riil agar memberi dampak domino ke masyarakat, mulai dari efisiensi usaha hingga membuka lapangan kerja baru.
"Program gas ini tujuan akhirnya di sektor-sektor riil, yang tentunya efek dominonya besar, seperti ketersediaan lapangan pekerjaan," jelas dia.(**)
Laporan/Editor : Ardiansyah
Berikan Komentar