BACAGEH, Lempasing--Tim catur PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Lampung terus mengasah ketajaman strategi menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Bukan sekadar latihan. Para pecatur wartawan itu langsung menguji kemampuan lewat latih tanding menghadapi atlet Percasi Lampung, di Rumah Makan Kapau, Sukajaya Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Minggu (4-10-2026).
Latih tanding itu menjadi ajang mengukur kekuatan, sekaligus membedah kelemahan tim. Strategi, konsentrasi, penguasaan waktu, hingga ketahanan mental diuji.
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menegaskan, persiapan Porwanas tak bisa dilakukan secara instan. Atlet yang membawa nama Lampung harus siap bertarung dan mengejar prestasi.
“Latih tanding ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet kita. Kami ingin kontingen PWI Lampung tidak hanya datang untuk berpartisipasi, tetapi benar-benar memiliki persiapan dan target prestasi,” kata Wirahadikusumah.
Menurutnya, latih tanding dengan pecatur Percasi memberi pengalaman berbeda. Setiap pertandingan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki permainan.
“Yang paling penting adalah proses. Setiap pertandingan harus menjadi bahan evaluasi. Kami berharap atlet terus menjaga semangat, disiplin berlatih dan tetap fokus,” kata Wira.
Hal senada disampaikan Manager Tim Catur PWI Lampung Sujarwo. Dia mengatakan, latih tanding tersebut menjadi parameter penting sebelum tim turun di Porwanas.
“Latih tanding ini bukan cuma mencari menang atau kalah. Kami ingin melihat kemampuan atlet ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda,” kata Sujarwo.
Dia menyebut konsistensi menjadi salah satu fokus utama. Dalam catur, satu kesalahan kecil bisa mengubah hasil pertandingan.Karena itu, atlet terus diasah dalam membaca posisi, menyusun strategi, mengatur waktu, dan menjaga konsentrasi hingga langkah terakhir.
“Kami ingin para atlet semakin percaya diri. Hasil latih tanding akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi dan komposisi tim menghadapi Porwanas,” terangnya.
PWI Lampung juga membuka ruang kolaborasi dengan Percasi Lampung. Latih tanding diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk menambah jam terbang sekaligus memperkuat mental bertanding para pecatur wartawan. (**)
Berikan Komentar