Wushu Taolu Championship, 177 Atlet Adu Mental dan Teknik

Wushu Taolu Championship, 177 Atlet Adu Mental dan Teknik
Wushu Taolu Championship- Qualifying Stage 2026 di Mall Chandra, Bandarlampung (Foto: Humas KONI Lampung)

BACAGEH, Bandarlampung--Pengprov Wushu Indonesia (WI) Lampung menggelar kejuaraan bertajuk Wushu Taolu Championship- Qualifying Stage. Kejuaraan yang berlangsung di Hall  Chandra Mall Bandarampung, 3–4 Oktober 2026 itu diikuti 177 atlet.

Kejuaraan tersebut menjadi arena menguji teknik, mental dan kesiapan bertanding. Sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet wushu Lampung.

Ketua Wushu Indonesia (WI) Lampung Indra Halim mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kejuaraan tersebut.

Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya ukuran. Perjuangan, mental bertanding dan sportivitas juga menjadi bagian penting dalam membentuk atlet berprestasi.

“Menang adalah prestasi, tetapi semangat dan perjuangan adalah kebanggaan,” ujar Indra.

Dia meminta seluruh atlet tampil percaya diri dan mengerahkan kemampuan terbaik. Kehadiran Edgar sebagai special guest juga diharapkan memberi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi.

Ketu Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Lampung Yopi Hutomo Bhakti menegaska, kompetisi menjadi sarana mengukur hasil latihan sekaligus menjaring potensi baru.

“Setiap kejuaraan harus menjadi laboratorium prestasi. Atlet mendapat pengalaman, pelatih memperoleh bahan evaluasi, dan organisasi memiliki data untuk memperbaiki pembinaan,” kata Yopi mewakili Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat saat membuka kejuaraan tersebut.

Menurutnya, nomor taolu menuntut perpaduan teknik, kecepatan, kekuatan, kelenturan, keseimbangan, koordinasi dan keindahan gerak. Karena itu, prestasi tidak lahir secara instan.

Latihan disiplin, ketekunan dan pembinaan berkelanjutan menjadi kunci.

KONI Lampung berharap, kejuaraan tersebut menjadi bagian dari pembinaan berjenjang. Hasil pertandingan diharapkan menjadi bahan evaluasi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kualitas latihan.

“Jangan hanya mengejar medali. Jadikan setiap pertandingan sebagai proses menjadi atlet yang lebih baik,” pesan Yopi. (**)

Berikan Komentar