Maulid Akbar, Nanda Apresiasi Kekompakan Warga Sukajaya Lempasing

Maulid Akbar, Nanda Apresiasi Kekompakan Warga Sukajaya Lempasing
Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyampaikan sambutan Maulid Nabi di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan

BACAGEH, Telukpandan--Warga Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, secara akbar di lapangan desa setempat.

Kegiatan hasil kolaborasi Pemerintah Desa bersama PHBI Sukajaya Lempasing itu berlangsung meriah. Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian hadir bersama jajaran pemerintah daerah, unsur kecamatan, aparat keamanan, tokoh adat, anggota DPRD, serta masyarakat.

Ketua PHBI sekaligus Ketua Panitia Eko Joko Hartanto mengapresiasi dukungan masyarakat. Menurutnya, kekompakan warga menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung dengan tenaga, pikiran, dan materi. Semoga Maulid ini semakin mempererat silaturahmi, kekompakan warga, serta meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Eko.

Kepala Desa Sukajaya Lempasing Edy Susanto mengatakan, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi ajang meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan iman dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian mengapresiasi semangat gotong royong warga. Ia menilai kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun desa.

“Kerja keras, kekompakan, dan gotong royong masyarakat sangat penting,” kata Nanda.

Dia berharap peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai keteladanan Rasulullah harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nanda juga mengajak masyarakat terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

Maulid Akbar tersebut menghadirkan KH Muhammad Rumlie dari Banten sebagai penceramah. Tim Hadroh Majelis Taklim Ziazatul Khoir Bakung turut memeriahkan acara.

Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, aparat keamanan, dan warga menyatu dalam semangat gotong royong. (**)

Berikan Komentar