BACAGEH, Pringsewu--Arief Hidayanto resmi memimpin Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Pringsewu periode 2026-2030. Dia terpiliha aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten PELTI yang digelar di Aula Tenis, Lapangan Kuncup, Pringsewu, Minggu (7-6-2026).
Usai terpilih, Arief langsung memasang target tinggi. Dia bertekad membawa cabang olahraga tenis lapangan Kabupaten Pringsewu meraih medali perdana pada ajang Porprov Lampung, akhir tahun mendatang.
"Insya Allah pada Porprov Lampung 2026 mendatang, tenis lapangan bisa menyumbangkan medali untuk Kabupaten Pringsewu. Mohon doa dan dukungannya, kami akan bekerja maksimal untuk mewujudkannya," kata Arief.
Untuk merealisasikan target tersebut, Arief segera menyusun kepengurusan baru bersama tim formatur. Struktur kepengurusan yang terbentuk nantinya akan diajukan ke PELTI Provinsi Lampung untuk mendapatkan surat keputusan (SK).
Ketua Panitia Muskab PELTI Pringsewu Rendi Andika, mengatakan agenda tersebut mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PELTI serta keputusan pengurus terkait berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya.
Selain itu, Muskab juga merupakan tindak lanjut rekomendasi PELTI Provinsi Lampung agar seluruh daerah segera menyelaraskan program kerja periode 2026-2030.
"Muskab ini bertujuan mengevaluasi program kerja sebelumnya, menyusun program kerja baru, sekaligus memilih ketua umum yang akan memimpin PELTI Pringsewu ke depan," terangnya.
Dia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang terukur dan berkelanjutan, terutama dalam pembinaan atlet usia dini.
"Kita ingin melahirkan kepengurusan yang solid, program yang jelas, serta pembinaan atlet yang berkesinambungan untuk mendukung prestasi tenis Pringsewu," tegasnya.
Wakil Ketua Umum I PELTI Provinsi Lampung Adi Sampurno, mewakili Ketua Umum Rycko Menoza SZP, menilai Muskab telah berlangsung tertib dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan tenis lapangan di Kabupaten Pringsewu.
Dia mengajak kepengurusan baru menjadikan Muskab sebagai momentum kebangkitan prestasi tenis daerah. "Tenis Pringsewu harus berprestasi, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan masyarakat," tegasnya.
Adi juga menekankan pentingnya kalender turnamen yang terstruktur sepanjang tahun sebagai sarana pembinaan dan seleksi atlet menuju level yang lebih tinggi.
"Turnamen harus dirancang secara berkelanjutan agar pembinaan atlet berjalan terarah dan mampu melahirkan prestasi. Ini juga menjadi jalur seleksi menuju tingkat nasional," terangnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum KONI Kabupaten Pringsewu Ferdy Djaya Saputra. Dia optimistis kepemimpinan Arief mampu membawa cabor tenis lapangan Pringsewu berkembang lebih baik.
"Kita memiliki banyak bibit atlet potensial yang membutuhkan pembinaan serius dan program yang terarah. Saya yakin di bawah kepemimpinan Arief, tenis Pringsewu akan semakin maju dan berprestasi," kata Ferdy. (**)
Berikan Komentar