Pratu Marinir Asal Lampura Gugur di Pendidikan Denjaka

Pratu Marinir Asal Lampura Gugur di Pendidikan Denjaka
Pratu (Mar) Zalendra Ferdika

BACAGEH, Kotabumi--Duka mendalam menyelimuti keluarga Prajurit Satu Marinir (Pratu Mar) Zalendra Ferdika

Prajurit TNI asal Lampung Utara (Lampura) itu dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti pendidikan pasukan elite Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) di Bumi Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kematian prajurit muda yang disebut telah memasuki tahap akhir pendidikan itu menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, keluarga mengaku belum menerima penjelasan rinci terkait penyebab meninggalnya Zalendra.

Pratu (Mar) Zalendra Ferdika sebelumnya berdinas di Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 2 Marinir Surabaya. Sejak Januari 2026, dia mengikuti pendidikan Denjaka, satuan elite TNI Angkatan Laut yang dikenal memiliki latihan fisik dan mental sangat berat.

Perly Haryadi ayah almarhum 

mengatakan, terakhir kali keluarga bertemu Zalendra saat berpamitan untuk berangkat mengikuti pendidikan.

“Dia izin kepada keluarga untuk ikut pendidikan Denjaka. Kami mendukung dan bangga,” ujar Perly, Rabu (20-5-2026).

Namun kebanggaan itu berubah menjadi duka. Sekitar pukul 12.00 WIB, keluarga menerima telepon yang mengabarkan Zalendra telah meninggal dunia.

“Kami sangat terpukul. Kabar itu datang tiba-tiba. Kami diberitahu anak kami sudah tidak ada,” kata Perly dengan suara bergetar.

Sebelum kabar duka datang, keluarga sempat mendengar kondisi kesehatan Zalendra menurun selama menjalani pendidikan.

“Ada kabar dia kurang fit dan kondisi fisiknya menurun. Tapi sampai sekarang kami belum tahu pasti penyebab meninggalnya apa,” tuturnya.

Jenazah Zalendra dijadwalkan tiba di Lampung Utara pada malam hari dan akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya, Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi.

Di mata keluarga dan tetangga, Zalendra dikenal sebagai sosok ramah dan mudah bergaul.

“Dia anak baik, terbuka, dekat dengan keluarga dan lingkungan. Kami benar-benar kehilangan,” kata Perly.

Duka yang dialami keluarga Zalendra ternyata bukan satu-satunya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya empat peserta pendidikan Denjaka dilaporkan meninggal dunia dalam periode pendidikan tahun ini.

Selain Zalendra, korban lainnya;  Praka Marinir Moh. Dani Fauzan asal Situbondo, Jawa Timur, Kelasi Mes Markus Seprianus Sakan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur dan Praka Marinir Zaenal Arifin asal Kediri, Jawa Timur.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari TNI Angkatan Laut terkait kronologi maupun penyebab meninggalnya para prajurit TNI peserta pendidikan tersebut. (**)

Laporan: Yansen

Editor: Nizar

Berikan Komentar