BACAGEH, Bandarlampung--Hapkido ditarget menjadi salah satu cabang olahraga andalan Lampung di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur-dan Nusa Tenggara Barat tahun 2028 mendantang.
Target tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria saat membuka ujian sabuk hitam dan Diklat penyegaran pelatih tingkat nasional, Kamis (30-4-2026), di Kampus B Poltekkes Lampung.
Riagus menekankan, KONI Lampung memberi dukungan penuh bagi cabor yang aktif menggelar kompetisi sekaligus meningkatkan kualitas atlet dan pelatih. Menurutnya, kegiatan seperti ujian sabuk dan Diklat nasional menjadi kunci peningkatan mutu, apalagi dengan kehadiran instruktur berlevel internasional.
“Tugas pengurus Hapkido Lampung tidak ringan. Selain menyiapkan atlet untuk PON Beladiri tahun ini, juga harus memperkuat pembinaan di kabupaten/kota. Tahun depan sudah masuk Pra-PON,” tegasnya.
Sebagai tuan rumah Diklat dan ujian sabuk hitam tingkat nasional XVI/2026, Lampung menghadirkan Vincentius Yoyol Suryadi—pendiri Hapkido Indonesia, pemegang sabuk hitam tertinggi WHMAF, sekaligus direktur kompetisi internasional—sebagai penguji dan pemateri. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Hapkido Lampung Ida Bagus Wiguna.(**)
Berikan Komentar